Dinas Perhubungan Kota Surakarta secara resmi memberlakukan layanan Valet Parkir Pasar Gede Non Tunai (PAKDE NONI) di Depan Pasar Gede, Jl. Urip Sumoharjo Surakarta, Jum’at (9/4). Wakil Wali Kota Surakarta, Teguh Prakosa, didampingi Kepala Dinas Perhubungan, Hari Prihatno, serta Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Solo, Nugroho Joko Prasnowo, meresmikan secara langsung layanan Valet tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan, Hari Prihatno, dalam laporannya menyampaikan maksud dilaksanakan Launching Layanan Valet Parkir Pasar Gede Non-Tunai (PAKDE NONI) untuk meningkatkan pelayanan jasa perparkiran yang baik, tertib, mudah, transparan, efektif dan efisiensi waktu bagi masyarakat.

Dalam acara tersebut juga ada Penyerahan Hibah topi Petugas Parkir sejumlah 1963 buah dan Handlamp sejumlah 1510 unit dari Pemerintah Kota Surakarta kepada ASPARTA.

Terbangunnya Pelayanan Valet Parkir Pasar Gede secara Non-Tunai dan memberikan kemudahan layanan dan aksesibilitas dalam pembayaran Retribusi Valet Parkir secara non tunai. Kepala Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan, Henry Satya Negara, menyampaikan bahwa pembayaran parkir dengan sistem non-tunai seperti ini sebenarnya sudah dilakukan di sejumlah titik parkir. Seperti di sepanjang Jalan dr. Rajiman, mulai dari perempatan Pasar Klewer sampai Singosaren, dari Coyudan hingga Masjid Fatimah, dan di depan Mall Sami Luwes.

Henry menambahkan, parkir elektronik dengan pembayaran non-tunai diterapkan untuk menghindari terjadinya gesekan antara juru parkir dengan pengguna parkir, terutama mengenai tarif parkir progresif.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *