“Mari sama-sama nyengkuyung budaya tertib berlalu lintas”, begitulah pesan Kepala Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta, Ari Wibowo, kepada 40 orang Guru yang mengikuti acara Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan kepada Para Guru Pendidik. Acara tersebut diselenggarakan di aula SMP Al Irsyad Jl. Kapten Mulyadi No. 117 Kedung Lumbu Pasar Kliwon, Kamis (1/4).

Ari Wibowo menambahkan, kecelakaan pelajar banyak terjadi pada usia produktif, pada usia pelajar antara usia 11-20 tahun. Oleh karena itu para Guru diharapkan mengarahkan anak didiknya untuk naik sepeda, atau angkutan umum BST, dan melarang anak sekolah untuk naik kendaraan bermotor. Apalagi anak-anak yang belum genap berusia 17 tahun atau belum memiliki SIM.

Ari mengajak untuk bersama-sama menumbuhkan budaya keselamatan etika dan perilaku tertib berlalu lintas dari TK-SMA, seperti slogan “Tertib Berlalu lintas Cermin Budaya Wong Solo”. Kesadaran berlalu lintas tidak hanya kepentingan Polisi dan Dishub saja, tapi semuanya, termasuk orang tua, anak dan juga Guru.

Dalam acara sosialisasi tersebut, Humas SMP Al Irsyad, Muhammad Asroli, mewakili Kepala Sekolah mengungkapkan apresiasinya kepada Dinas Perhubungan Kota Surakarta.

Leave a Comment

Your email address will not be published. Required fields are marked *