Dinas Perhubungan Kota Surakarta melakukan perawatan alat uji kelaikan kendaraan bermotor bersama dengan perusahaan rekanan yang bertanggung jawab atas pekerjaan itu, Minggu (25/4).

Plt Kepala Bidang Pengujian dan Perbengkelan, Harun Alrosyid , Mewakili Kadishub Surakarta, Drs.Hari Prihatno, menyampaikan perawatan alat uji kelaikan kendaraan bermotor ini bertujuan untuk optimalisasi keakuratan kinerja mesin pengujian untuk memperoleh hasil uji berkala yang berkeselamatan.

Perawatan alat uji kendaraan bermotor ini dilakukan di ruang gedung uji Dishub Surakarta. Perawatan alat uji di line 1 dan line 2 dilakukan oleh perusahaan rekanan, dilakukan pada hari libur supaya tidak menganggu pelayanan uji kelaikan kendaraan.

Dinas Perhubungan Kota Surakarta melakukan pengarahan dan pembinaan pengemudi bus Batik Solo Trans bersama instansi terkait di Convention Hall Terminal Tipe A Tirtonadi.

Acara berlangsung selama 2 hari, Kamis-Jum’at (22-23/4) dan sekitar 240 pengemudi dalam 2 kloter mengikuti kegiatan tersebut.

Dalam kegiatan ini banyak ilmu baru yang diberikan kepada peserta terkait keselamatan lalu lintas dan menekankan kepatuhan terhadap Standar Operasional Prosedur (SOP). Diharapkan, nantinya selain berguna bagi pengemudi itu sendiri, juga akan diteruskan ke rekan dan keluarga melalui pengarahan dan pembinaan tersebut.

Kepala Dinas Perhubungan Surakarta, Hari Prihatno, menjelaskan Dishub akan terus melakukan monitoring dan evaluasi terkait keselamatan lalu lintas, kepatuhan Standar Operasional Prosedur (SOP), kepada operator angkutan dan para pengemudi bus Batik Solo Trans dengan harapan semua komponen yang terlibat dalam pengembangan transportasi di Kota Surakarta bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan dan menurunkan tingkat kecelakaan lalu lintas.

Narasumber yang hadir terdiri dari Satlantas Polresta Surakarta, PT BST, Akademisi UNS, PT Surveyor dan pegiat masyarakat umum. Diharapkan kegiatan ini memberikan feedback positif untuk meningkatkan layanan penumpang dan keselamatan jalan.

Operasi gabungan penertiban parkir liar kembali digelar oleh Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta pada sabtu (24/04) malam.

Dipimpin langsung oleh Kepala Bidang Perparkiran, Henry Satya Negara, operasi ini melibatkan tim gabungan dari Polresta Surakarta terdiri Sat Sabhara, Sat Reskrim, Satlantas, kemudian dari Denpom IV/4, Pengadilan Negeri, Kejaksaan, Asparta dan Satpol PP Kota Surakarta.

Dalam arahannya, Henry mengatakan bahwa fokus operasi malam ini adalah para petugas parkir yang tidak taat protokol kesehatan serta inspeksi terhadap perijinannya.

Hasil operasi gabungan, tim mendapati petugas parkir tanpa seragam di Jl. Jaya Wijaya dan identitasnya disita oleh petugas. Tim juga menemukan mobil yang parkir pada marka zig-zag di Jl. Ronggowarsito dan akhirnya dilakukan tindak penggembokan.

Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta kembali gelar kegiatan Pembinaan kepada Petugas Parkir di beberapa lokasi parkir di Kota Surakarta, diantaranya di Jalan Veteran tepatnya di depan Bank Mandiri dan SD Widya Wacana, Setabelan, Jum’at (23/4).

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Bidang Perparkiran, Agus Purnomo, menyampaikan Kegiatan pembinaan petugas parkir merupakan kegiatan rutin dan materi pembinaan antara lain memberikan imbauan kepada para petugas parkir untuk senantiasa tertib dan mematuhi selalu Protokol kesehatan untuk menekan pencegahan penyebaran virus Covid-19.

Disamping itu Dishub juga menegaskan kepada para petugas parkir bahwa nanti ramadhan atau lebaran tiba, tidak ada tarif khusus lebaran, tarif tetap sesuai dengan zonasi. “Para petugas tidak boleh menarik tarif parkir yang tidak sesuai dengan ketentuan yang berlaku”, kata Agus.

Dalam kegiatan Pembinaan Petugas Parkir, Dishub menggandeng Instansi lain yaitu dari Denpom IV/4, Binmas Polresta Surakarta, Sabhara Polresta Surakarta, Kejaksaan Negeri dan juga dari Satpol PP.

Dinas Perhubungan Kota Surakarta mengadakan rapat koordinasi terkait Penataan Parkir dan PKL di Jalan Menteri Supeno, Senin (19/4).

Rakor tersebut dihadiri oleh perwakilan Dinas Perdagangan Kota Surakarta, perwakilan Satpol PP Kota Surakarta, Paguyuban pedagang di Manahan dan pengelola parkir. Hal ini dilakukan sebagai tindak lanjut aduan masyarakat karena adanya penarikan di luar ketentuan kepada PKL musiman yang berjualan pada masa bulan Ramadhan.

Sebagai tindak lanjut nyata hasil rapat tersebut, tim gabungan yang terdiri dari Dinas Perhubungan, Satpol PP dan Dinas Perdagangan langsung menyisir sepanjang jalan Menteri Supeno setelah rapat koordinasi dilaksanakan. Hal ini untuk memberikan kenyamanan kepada masyarakat, serta respons cepat tanggap terhadap aduan masyarakat.

Tim Patroli Angkutan Barang Dinas Perhubungan Kota Surakarta melaksanakan Kegiatan Pemantauan Angkutan barang di sepanjang Jl. Gatot Subroto dan Jl. Radjiman. Rabu (21/4).

Kepala Seksi Angkutan Barang, Bambang Budhi Santoso, mengatakan bahwa kegiatan ini digelar dengan tujuan penertiban angkutan barang sebagai wujud antisipasi maraknya angkutan barang yang masuk tanpa surat izin masuk kota.

Bambang menambahkan, dengan adanya patroli ini diharapkan dapat menekan angka pelanggaran angkutan yang masuk kota yang tidak mentaati regulasi yang berlaku.

Dalam kegiatan patroli ini, tim menemukan truck parkir di samping gang (simpang) toko keramik di Jl. Gatot subroto dan truck parkir di bawah rambu larangan parkir di Jl. Radjiman, selain itu, truck ini juga tidak memiliki izin masuk kota.

Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta kembali melaksanakan Pembinaan kepada para Petugas Parkir, di sejumlah lokasi kantung parkir di Kota Surakarta seperti agenda hari ini, Sabtu (17/4). Pembinaan Petugas Parkir dilakukan di Jl Kapten Mulyadi depan RS Kustati, kemudian di Jln Veteran tepatnya depan Pasar Gading dan Benang Ratu.

Agus Purnomo selaku Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Bidang Perparkiran, menyampaikan pembinaan ini merupakan agenda rutin bidang guna membina dan memberikan arahan pada para Petugas Parkir di lapangan, Tujuannya agar tidak ada lagi pelanggaran, contohnya tidak memakai seragam dan atribut kelengkapan petugas parkir dan menarik tarif parkir tidak sesuai dengan zonanya atau tidak sesuai dengan karcis parkir.

“Disamping itu, mengingat penyebaran Covid-19 masih luas dan tinggi, kami selalu memberikan imbauan kepada para petugas parkir untuk senantiasa tertib dan mematuhi selalu protokol kesehatan sebagai sarana pencegahan penyebaran virus Covid-19, kami juga menegaskan kepada para petugas parkir bahwa nanti Ramadhan atau lebaran tiba tidak ada yang namanya tarif lebaran, tarif tetap sesuai dengan zonasi”, kata Agus mengingatkan.

Dinas Perhubungan menegaskan sekali lagi bahwa para petugas harus memungut tarif para pengguna jasa parkir sesuai dengan zona yang telah ditetapkan, selalu memberi karcis, dan menyesuaikan tarifnya dengan yang tertera di karcis.

“Apabila pengguna jasa terkena tarif progresif, petugas hendaknya tidak segan untuk meminta, dan jangan lupa apabila uang yang diberikan melebihi tarif jangan lupa untuk kembaliannya. Agar para pengguna jasa parkir merasa aman dan nyaman,” terang Agus.

Hari itu, beberapa Instansi yang ikut dalam Giat Pembinaan ini terdiri dari Denpom 4/IV, Binmas Polresta Surakarta, Sabhara Polresta Surakarta, Kejaksaan Negeri, dan juga petugas Satpol PP.

Dinas Perhubungan bersama petugas Satpol PP Kota Surakarta menindaklanjuti aduan masyarakat mengenai banyaknya petugas parkir yang tidak memakai masker dan dalam rangka cipta kondisi aman dari Covid -19 di sepanjang Jl. Mr. Supeno atau tepatnya di kawasan shelter belakang stadion Manahan, Kamis (15/4).

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional Bidang Perparkiran, Agus Purnomo, menjelaskan ketika Ramadhan tiba, kawasan belakang stadion Manahan merupakan salah satu titik ngabuburit favorit warga kota Solo. Adatnya, untuk menanti waktu berbuka puasa, warga melakukan jalan santai dan berolahraga ringan atau hanya sekadar nongkrong saja. Seperti bulan ramadhan tahaun-tahun sebelumnya, kawasan belakang Stadion Manahan termasuk kawasan yang cukup ramai, karena dimanfaatkan oleh warga sekitar untuk berjualan makanan atau minuman buka puasa sehingga banyak aktifitas warga di kawasan tersebut.

Untuk itu sebagai langkah antisipasi maka para petugas diturunkan untuk menertibkan dan menghimbau agar warga tetap memperhatikan protokol kesehatan, termasuk bagi para petugas parkir.

“Hasil kegiatan penertiban ini adalah para petugas parkir sudah kita protap untuk selalu memakai masker dan mematuhi rambu yang ada, para petugas parkir yang tidak pakai masker sudah di data oleh Satpol PP, Kemudian pedagang semuanya sudah kita arahkan untuk di atas trotoar dan yang takzil di sisi utara jalur lambat dan parkir baik kendaraan roda 2 dan 4 sudah kita arahkan semua di kantong2 parkir sisi selatan,” kata Agus menambahkan.

Dalam rangka mengantisipasi banyaknya armada angkutan barang yang masuk ke Kota Surakarta menjelang Ramadhan, Bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta menggelar Operasi Gabungan Pemeriksaan Laik Jalan Kendaraan Bermotor dan Angkutan Over Dimention Over Load (ODOL) di Jl. S. Parman, Senin (12/4).

Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas selaku Penyidik menyampaikan Operasi Gabungan ini merupakan giat rutin dan juga tindak lanjut dari aduan masyarakat yang melaporkan banyak angkutan barang yang melebihi kapasitas muatan dikawasan Pasar Legi. “Maka dari itu sebelum Ramadhan ini kami adakan operasi gabungan tentunya dibantu oleh rekan-rekan jajaran Satlantas Polresta Surakarta”, katanya.

Dalam operasi gabungan kali ini, sebanyak 35 unit angkutan barang diperiksa muatan serta kelengkapan surat kendaraannya, dan 8 unit kendaraan melakukan pelanggaran dengan perincian 7 unit kendaraan surat Uji Berkala / uji kir mati dan 1 unit kendaraan melanggar ijin masuk kota.

Agus Dwi kembali mengimbau para sopir angkutan barang agar selalu mematuhi aturan muatan barang yang diperbolehkan, tidak melebihi kapasitas muatannya karena berbahaya, sopir harus selalu membawa kelengkapan administrasi berkendara, dan juga senantiasa mematuhi segala rambu-rambu lalu lintas agar selalu selamat sampai tujuan.

Dinas Perhubungan menindaklanjuti adanya aduan masyarakat mengenai parkir di bahu jalan dan bongkar muat di kawasan Kauman, tepatnya di jalan Kalimasada. Bidang Perparkiran bersama dengan Lurah Kauman mengadakan Sosialisasi Peraturan dan tata tertib Perparkiran dengan warga dan pelaku usaha sekitar, di wisma Kalimasada Kelurahan Kauman, Senin (12/4).

Kepala Seksi Pengendalian dan Operasional, Agus Purnomo, didampingi dengan Lurah Kauman, Muhammad Nursalim Shubchi, mengimbau kepada para pemilik kendaraan pribadi khususnya roda-4 untuk tidak memarkirkan kendaraannya di bahu jalan karena dapat mengganggu para pengguna jalan yang lain.

Pertemuan itu menghasilkan kesepakatan bersama bahwa warga boleh memarkirkan kendaraannya di sisi jalan bagian timur, sedangkan untuk praktek bongkar muat bisa dilaksanakan di halaman masjid.