Dinas Perhubungan Kota Surakarta menyelenggarakan Sosialisasi Keselamatan LLAJ bagi para Pendidik di SMP Negeri 8 Surakarta. Sosialisasi ini merupakan rangkaian kegiatan yang rutin diselenggarakan oleh Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas.

Kepala SMP Negeri 8 Surakarta Triad Suparman menyampaikan selamat datang dan menyambut baik terselenggaranya kegiatan Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan (LLAJ) oleh Dinas Perhubungan Kota Surakarta kepada tak kurang 45 orang Guru Pendidik di aula SMP Negeri 8, Jl. HOS Cokroaminoto No.51, Jebres, Selasa (30/3)

Pendidikan berlalu lintas dan keselamatan di jalan bagi para Guru Pendidik merupakan hal yang sangat penting dan dengan adanya sosialisasi kami manfaatkan pula untuk mendapatkan akreditasi bagi sekolah,

Dengan adanya kerjasama dengan pihak luar sekolah, seperti halnya Dinas Perhubungan Kota Surakarta yang memberikan materi sosialisasi keselamatan LLAJ ini dapat memberikan poin yang baik bagi pihak sekolah.

Di sisi lain, Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas (BKLL) Agus Dwiyanto dalam paparan Sosialisasinya menambahkan, Para Guru untuk selalu mengajarkan dan meneruskan materi Sosialisasi keselamatan berlalu lintas kepada anak didiknya, mengingat jumlah terbesar kasus kecelakaan Lalu Lintas di Kota Surakarta terjadi pada para pelajar.

Agus Dwi mengingatkan Kembali bagi siswa yang belum berusia 17 tahun atau yang belum mempunyai SIM untuk tidak membawa dan mengendarai sepeda motor. Lebih baik naik sepeda dulu atau naik angkutan umum seperti feeder maupun BST yang pastinya aman, nyaman dan selamat.

Dinas Perhubungan Kota Surakarta kembali menyelenggarakan Sosialisasi Keselamatan LLAJ bagi para Pendidik. Kali ini 45 Guru di SMP Al Islam 1, di Jl. Ponconoko mengikuti kegiatan tersebut (25/03).

Kepala Bidang Lalu Lintas Ari Wibowo menjelaskan Dishub akan terus menjalin kerjasama dan mensosialisasikan keselamatan kepada pendidik dengan harapan semua komponen yang terlibat dalam perkembangan siswa bekerja sama untuk meningkatkan keselamatan dan menurunkan tingkat kecelakaan pada anak sekolah. Ari pun menambahkan diharapkan sektor pendidikan, khususnya Guru, dapat membantu pemerintah menjadi pelopor untuk meningkatkan keselamatan jalan di Kota Surakarta.

Supardi, S.Pd selaku kepala SMP Al Islam 1 menyampaikan, sekolah sangat berterima kasih sekali kepada Pemerintah Kota Surakarta dalam hal ini Dishub karena telah diberikan ilmu baru terkait keselamatan lalu lintas. Beliau berharap, selain berguna bagi guru itu sendiri, sosialisasi ini juga akan diteruskan ke siswa melalui pendidikan yang bersifat formal maupun non formal, serta melalui teladan-teladan yang baik.

Dinas Perhubungan Kota Surakarta melaksanakan kegiatan rutin Gakkum Operasi Gabungan Pemeriksaan Kendaraan Bermotor Laik Jalan dan Angkutan ODOL, di Jalan Ir. Sutami (depan TSTJ Jurug) Rabu (24/03).
Kegiatan Operasi Gabungan ini melibatkan bidang Pengujian dan Perbengkelan dan personel Satlantas Polresta Surakarta karena selain memeriksa uji berkala atau uji KIR juga tentang muatan angkutan barang.

Dalam Operasi Gabungan ini sebanyak 52 kendaraan diperiksa kelengkapan surat kendaraan yang meliputi SIM, STNK, Buku KIR dan dilaksanakan Penimbangan angkutan apakah melebihi kapasitas, Over Dimention dan Over Load (ODOL).

Agus Dwiyanto selaku Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas sekaligus penyidik, melaporkan dalam kegiatan ini sebanyak 27 melakukan pelanggaran. Dengan rincian 12 kendaraan dengan Uji Berkala atau Uji KIR mati dan 15 kendaraan yang overload.

Dinas Perhubungan mengadakan kegiatan sosialisasi dan Training of Trainer (TOT) Dolanan Lalu Lintas Lan Sinau Keselamatan Lan Ketertiban (Dalan Slamet) kepada para Guru pendidik di SD Pangudi Luhur Santo Valentinus Jl. MT Haryono No.50, Mangkubumen, Banjarsari, Surakarta, pada Selasa (23/3).

Kepala Seksi Bimbingan Keselamatan Lalu Lintas, Agus Dwiyanto menjelaskan Kegiatan ToT ini merupakan lanjutan dari kegiatan Zona Selamat Sekolah (ZOSS) yang rutin disosialisasikan Dinas Perhubungan Surakarta kepada siswa TK sampai SMA. Kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin bagi Dinas Perhubungan Kota Surakarta.

Dalam sambutan pembuka, Koordinator TK dan SD Pangudi Luhur Santo Valentinus, Be. Ignatius Dalimin FIC, menyampaikan ucapan terima kasihnya kepada para petugas dari Dinas Perhubungan Kota Surakarta yang hadir untuk memberikan sosialisasi dan juga pelatihan kepada para Guru Pendidiknya. Para Guru diajak untuk kembali memaknai Rambu Lalu Lintas dan prioritas menjaga keselamatan di jalanan. Harapannya, para guru akan melakukan transer knowledge, menyampaikan kepada setiap anak didik yang ada di TK maupun di SD Pangudi Luhur Santo Valentinus.

Game Keselamatan Lalu Lintas (Dalan Slamet) adalah game yang dibuat dan dimodifikasi khusus untuk siswa sekolah dasar dengan terbagi beberapa level, level 1 untuk siswa SD kelas 1-3, dan level 2 untuk siswa SD kelas 4-6. ToT Dalan Slamet pada tahun 2021 ini dimulai Kembali dan SD Pangudi Luhur Santo Valentinus yang pertama kali mendapatkan sosialisasi dan training.

Tujuan awal dari ToT Dinas Perhubungan Surakarta ini agar siswa memanfaatkan gadget untuk kegiatan yang positif. Alasannya, perkembangan teknologi saat ini, gadget sudah menjadi “teman hidup” baru karena anak bisa melakukan apa saja bahkan bermain dengan gadget. Jika tidak terkelola dengan baik, hal ini dapat berdampak buruk bagi perkembangan Fisik, motorik, verbal dan terutama kehidupan sosial anak.

ToT Dinas Perhubungan mengajarkan anak bagaimana cara berlalu lintas yang baik dan benar dengan cara yang berbeda dan bisa diterima anak dengan mudah. Dari menjodohkan kata dan gambar, puzzle dan yang paling menarik adalah explosion box. Explosion box adalah kotak yg di dalamnya akan dirangkai anak-anak dalam satu kelompok yang terdiri dari jalan raya, halte, bangunan serta kendaraan bermotor beserta rambu-rambu apa saja yang harus dipasang.

Yang tak kalah menariknya adalah game quiziz. Permainan ini berisi pertanyaan seputar lalu lintas. Cara bermainnya yaitu dengan siswa log in di smartphone dan menjawab semua pertanyaan yang tersedia. Dan ranking akan langsung keluar dari siapa yang paling cepat menjawab dengan benar.
Untuk mendapatkan ToT Dalan Slamet dari Dinas Perhubungan ini, guru bisa mengajukan surat permohonan ke Dinas Perhubungan Kota Surakarta.

Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta menggelar operasi gabungan penertiban parkir di kawasan Jl. Mayor Sunaryo, khususnya di atas rel Kereta Api Sepanjang Kawasan PGS dan juga BTC sisi utara, pada Senin (22/3).

Kepala Bidang Perparkiran, Henry Satya Negara, menyampaikan bahwa operasi Gabungan ini merupakan tindak lanjut dari rapat koordinasi pada hari Rabu (17/3) yang berlangsung di ruang rapat Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Rapat tersebut merupakan tindak lanjut dari laporan masyarakat tentang banyaknya kendaraan bermotor, baik roda dua maupun roda empat, yang memarkirkan kendaraannya di atas rel KA Sepanjang Kawasan PGS dan BTC, sehingga mengakibatkan terganggunya perjalanan kereta api Batara Kresna beberapa waktu yang lalu.

Dalam operasi gabungan ini, 2 unit kendaraan bermotor ditilang dan 12 unit kendaraan bermotor roda dua yang parkir di sisi utara, digembok petugas.

Operasi Gabungan penertiban parkir ini melibatkan personel dari PT. KAI DAOP VI Yogyakarta, Polresta Surakarta, Dinas Perdagangan, Satpol PP, manajemen PGS, BTC dan bidang Lalu Lintas Dinas Perhubungan Kota Surakarta.

Henry menambahkan, hari ini tidak hanya melaksanakan operasi gabungan saja, tetapi juga memasang banner larangan berhenti bagi kendaraan bermotor di atas Rel kereta api dan larangan berjualan diatas rel kereta api.

Sanksi tegas menanti apabila nekad berhenti dan berjualan diatas rel kereta api. Petugas tak akan segan untuk menggembok kendaraan yang parkir sembarangan.

Banner larangan dipasang di sepanjang kawasan PGS dan BTC sisi depan. Masyarakat pun diimbau untuk mentaati segala peraturan dan rambu-rambu Lalu Lintas, termasuk tidak nekad melawan arus lalu lintas di kawasan jalur satu arah Jl. Mayor Sunaryo tersebut.

Dinas Perhubungan menindaklanjuti aduan masyarakat tentang sepeda motor melawan arus di Jalur Lambat Jl. Adi Sucipto.

Hal ini merupakan wujud respons cepat aduan masyarakat tentang pelanggaran lalu-lintas kendaraan, baik roda 2 maupun roda 4 yang melawan arus di jalur lambat sisi selatan jalan Adi Sucipto. Sejumlah Petugas Dinas Perhubungan dikirimkan untuk menghalau Kendaraan yang melawan arus dikawasan tersebut, Rabu (17/3)

Kepala Bidang Lalu Lintas Dishub Kota Surakarta, Ari Wibowo, segera meneruskan laporan aduan masyarakat kepada kepala Seksi Bimbingan dan Keselamatan Jalan, Agus Dwiyanto, yang segera langsung memerintahkan anggotanya untuk segera melaksanakan tindak lanjut aduan dengan menghalau dan memberikan sosialisasi pada masyarakat yang menggunakan kendaraan bermotor yang melawan arus agar berputar balik.

Walaupun berada dijalur lambat, tindakan melawan arus tetap mengganggu lalu lintas dan utamanya membahayakan keselamatan pengguna jalan.

Agus menambahkan, masyarakat hendaknya lebih memahami dan mentaati segala peraturan lalu-lintas. Ada atau tidak ada rambu larangan yang terpasang, jika melawan arus berarti melakukan pelanggaran dan harus memutar balik kendaraannya, agar lalu lintas lancar. Terlebih lagi, hendaknya pengguna jalan mengutamakan keselamatan bagi seluruh masyarakat.

Dinas Perhubungan Kota Surakarta mengadakan rapat koordinasi Penanganan aduan masyarakat di kantor Dinas Perhubungan Kota Surakarta,Rabu (17/3). Rapat koordinasi yang diselenggarakan mengenai pelanggaran parkir di Jl. Mayor Sunaryo tepatnya diatas Rel Kereta Api sepanjang kawasan pusat perbelanjaan BTC dan PGS. Dalam rapat ini, Sekretaris Dinas Perhubungan Arif Handoko memimpin langsung acara tersebut.

Dalam sambutannya, Arif Handoko menyampaikan bahwa permasalahan pelanggaran parkir di Jl. Mayor Sunaryo, tepatnya di atas rel KA Sepanjang Kawasan PGS dan BTC yang menghalangi perjalanan kereta api Batara Kresna sudah lama terjadi dan masyarakat pun merasa risih, sehingga banyak aduan masyarakat yang masuk ke kanal aduan masyarakat pada Dinas Perhubungan Kota Surakarta. Dishub pun sudah sering kali menindaklanjuti aduan dengan memperingatkan melalui announcer diruang CCROOM kepada masyarakat yang memarkirkan kendaraan bermotor diatas rel KA tersebut. Padahal sudah jelas-jelas terdapat rambu-rambu larangan berhenti maupun larangan parkir, apabila peringatan tidak diindahkan petugas derekpun akhirnya melakukan tindakan penghalauan dan bahkan penderekan.

Kepala Bidang Perparkiran Henry Satya Negara menambahkan, diadakannya rakor ini bertujuan untuk bersama-sama mencari solusi terbaik dan Henry berharap dengan adanya rakor ini, permasalahan yang telah lama terjadi ini bisa segera terurai karena menyangkut adanya masalah yang kompleks yaitu perparkiran, kenyamanan dan ketertiban, dan masalah PKL di kawasan sepanjang rel kereta api yang melintas di PGS dan juga BTC. Dalam rakor ini dihadiri para undangan, diantaranya PT. KAI DAOP VI Yogyakarta, Polresta Surakarta, pihak manajemen PGS, BTC, Grab, Gojek,Maxim, Dinas Perdagangan dan Satpol PP Kota Surakarta.

Dinas Perhubungan Kota Surakarta mengajak para pendidik untuk memprioritaskan Keselamatan Lalu Lintas di Jalan, melalui acara yang bertajuk “Sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas Angkutan Jalan”, yang diselenggarakan oleh Bidang Lalu Lintas kepada para Guru Pendidik di SMP Negeri 13, Jl. Arifin No. 17 Surakarta, Rabu (17/3).

Wakasek Kurikulum Daryoto Handayu dalam sambutannya, SMP Negeri 13 Surakarta merasa bahagia dan bangga sekali karena Sosialisasi Keselamatan LLAJ dengan tema “Bersama Pendidik Membangun Keselamatan Lalu Lintas di Kota Surakarta” dapat diselenggarakan untuk pertama kali di SMPN 13.

Sekitar 40 Guru mengikuti kegiatan tersebut. Senada dengan sambutan Wakasek Kurikulum SMP Negeri 13 Surakarta, Kabid Lalu Lintas Ari Wibowo menyampaikan harapannya agar setelah mengikuti sosialisasi Keselamatan LLAJ, Para Guru Pendidik dapat meneruskan pengetahuannya tentang keselamatan berlalu-lintas kepada anak didiknya. Guru dapat memberikan contoh kepada murid-muridnya bagaimana berlalu-lintas yang baik dan benar dan senantiasa tertib mentaati segala peraturan dan rambu Lalu Lintas yang ada. Dengan begitu slogan kota Solo, “tertib berlalulintas cermin budaya Wong Solo”, tidak hanya sekadar slogan namun bisa menjadi gaya hidup. Efek positifnya adalah minimnya kecelakaan lalu-lintas di jalan raya, apalagi yang disebabkan oleh human-error.

Ari menambahkan bahwa kegiatan ini akan menjadi kegiatan rutin dan sudah banyak sekolah yang mengajukan untuk mendapatkan sosialisasi Keselamatan Lalu Lintas ini.

Setelah selesainya pekerjaan pembangunan Fly Over Purwosari dan jalur itu aktif digunakan masyarakat, maka terjdai penyesuaian rute Batik Solo Trans di koridor 1 sampai koridor 4.

Berikut ini perubahan rute Batik Solo Trans Tersebut.

Bidang Perparkiran Dinas Perhubungan Kota Surakarta melaksanakan kegiatan Sosialisasi dan Pelatihan Uji Coba aplikasi e-Parkir di Jl. Suryo Pranoto komplek Pasar Gede, Rabu (3/3) Siang.

Kepala bidang Perparkiran Henry Satya Negara memimpin langsung seosialisasi tersebut tersebut.

Acara tersebut diikuti oleh 3 (tiga) orang petugas parkir senior sebagai perwakilan, dan sebagai nara sumber adalah tim dari pengembang aplikasi e-Parkir.

Henry Satya Negara berharap semoga dengan adanya aplikasi e-Parkir ini dapat meningkatkan pelayanan jasa perparkiran dan bermanfaat bagi masyarakat.